Langsung ke konten

Terbit 2 menit baca

Perawatan rambut setelah diwarnai: cara menjaga warna awet dan rambut tidak kering

Enam kebiasaan untuk menjaga warna rambut tetap cerah dan rambut tetap lembap setelah diwarnai, plus contoh rutinitas asli dari Kira.

Foto rambut dari belakang untuk analisa perawatan rambut oleh Kira
Di artikel ini

Perawatan rambut setelah diwarnai menentukan seberapa lama warnanya bertahan dan seberapa sehat rambutmu. Proses pewarnaan, terutama yang melibatkan bleaching, membuat rambut lebih mudah kering dan warnanya perlahan memudar setiap kali keramas. Kebiasaan sederhana bisa memperlambat keduanya.

Enam kebiasaan setelah mewarnai rambut

Enam langkah perawatan rambut setelah diwarnai: keramas tidak terlalu sering, air hangat, conditioner, batasi alat panas, lindungi dari matahari, patch test sebelum mewarnai lagi
  1. Keramas tidak terlalu sering. Setiap keramas sedikit mengikis warna. Beri jeda sesuai kebutuhan kulit kepala.
  2. Pakai air hangat, bukan panas. Air panas membuat warna lebih cepat pudar.
  3. Conditioner setiap keramas. Rambut yang diwarnai cenderung lebih kering. Pilih produk yang diberi label untuk rambut berwarna.
  4. Batasi alat panas. Catokan dan pengering panas mempercepat kerusakan. Pakai pelindung panas bila perlu.
  5. Lindungi dari matahari. Topi atau hijab membantu warna tidak cepat berubah saat terik.
  6. Patch test sebelum mewarnai lagi. FDA menyarankan patch test di kulit setiap kali sebelum mewarnai rambut, mengikuti petunjuk di label.

Contoh rutinitas rambut kering dari Kira

Rambut yang sering diwarnai sering berakhir kering dan bercabang. Berikut balasan asli Kira untuk keluhan tersebut:

Kapan boleh mewarnai lagi?

Ikuti jarak waktu yang disarankan di kemasan produk atau oleh penata rambut, dan pastikan rambut dalam kondisi sehat. Hindari mewarnai ulang seluruh rambut terlalu sering. Untuk menutupi akar yang tumbuh, pewarnaan akar saja biasanya cukup. Ingat juga peringatan FDA: jangan pakai pewarna rambut untuk alis atau bulu mata.

Pilih warna yang tepat sejak awal

Warna yang dekat dengan warna alami lebih mudah dirawat dan tidak terlalu mencolok saat akar tumbuh. Lihat pilihan warna di warna rambut untuk kulit sawo matang dan padukan dengan potongan rambut untuk wajah bulat.

Konsultasi perawatan rambut dengan Kira

Kirim foto rambutmu dari belakang atau samping ke Kira di WhatsApp dan ceritakan keluhanmu. Kira menyusun rutinitas perawatan dengan kandungan yang dicari, yang dihindari, dan link produk. Lihat contoh hasil perawatan rambut.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara merawat rambut setelah diwarnai agar awet?

Keramas tidak terlalu sering, pakai air hangat bukan panas, gunakan conditioner untuk rambut berwarna setiap keramas, batasi alat panas, dan lindungi rambut dari matahari. Kebiasaan ini memperlambat pudarnya warna dan menjaga rambut tetap lembap.

Kenapa rambut jadi kering setelah diwarnai?

Proses pewarnaan, terutama yang memakai bleaching, membuka lapisan luar rambut sehingga lebih mudah kehilangan kelembapan. Conditioner, masker rambut, dan mengurangi alat panas membantu mengembalikan kelembapan.

Apakah perlu patch test setiap kali mewarnai rambut?

Ya. FDA menyarankan patch test di kulit setiap kali sebelum mewarnai rambut, meski memakai produk yang sama seperti sebelumnya. Reaksi alergi bisa muncul kapan saja, termasuk pada produk yang sebelumnya aman.

Sumber

Fakta di artikel ini merujuk ke sumber berikut.

  • Rambut
  • Warna rambut
  • Perawatan rambut
Kembali ke semua artikel

Artikel lainnya

Mau tahu yang cocok untuk wajahmu?

Kirim satu selfie ke Kira di WhatsApp. Gratis 5 konsultasi dan 1 preview gambar setiap hari, tanpa aplikasi dan tanpa daftar akun.