Langsung ke konten

Terbit 4 menit baca

Cara mengatasi jerawat: perawatan harian dan kebiasaan yang perlu dihentikan

Langkah merawat kulit berjerawat, kebiasaan yang diam-diam memperparahnya, berapa lama sampai terlihat hasil, dan contoh analisa asli dari Kira.

Botol pembersih wajah, handuk putih, mangkuk tanah liat, dan daun teh hijau di atas nampan marmer, ilustrasi cara mengatasi jerawat
Di artikel ini

Cara mengatasi jerawat tidak selalu soal mencari produk baru. Menurut dermatolog dari American Academy of Dermatology (AAD), banyak orang yang sudah rajin merawat jerawat tetap berjerawat karena kebiasaan sehari-hari yang justru memperparahnya. Mengubah kebiasaan itu sama pentingnya dengan memilih produk.

Artikel ini membahas langkah merawat kulit berjerawat, kebiasaan yang perlu dihentikan, berapa lama sampai terlihat hasil, dan contoh analisa asli dari Kira.

Langkah merawat kulit berjerawat

Langkah merawat kulit berjerawat: cuci muka lembut maksimal dua kali sehari, produk non-comedogenic, beri waktu 6 sampai 8 minggu, dan sunscreen SPF 30
  1. Cuci muka dengan lembut, maksimal dua kali sehari dan setelah berkeringat. Pakai cleanser yang lembut, tidak abrasif, dan non-comedogenic. Usapkan dengan ujung jari, karena waslap, spons, dan alat lain bisa mengiritasi kulit.
  2. Pakai produk non-comedogenic. Pilih makeup, sunscreen, skincare, dan produk rambut berlabel “non-comedogenic” atau “won’t clog pores”, karena sebagian produk mengandung minyak atau bahan yang bisa memicu jerawat.
  3. Pilih skincare yang lembut dan bebas alkohol. AAD menyarankan menghindari produk yang bisa mengiritasi, termasuk astringent, toner, dan eksfolian, karena bisa membuat kulit kering dan jerawat tampak lebih parah.
  4. Keramas teratur. Minyak dari rambut bisa memicu jerawat di dahi. Kalau rambutmu berminyak, keramas lebih sering dan jauhkan rambut dari wajah.
  5. Pakai sunscreen setiap hari. Pilih broad-spectrum, tahan air, SPF 30 atau lebih, yang non-comedogenic. Menurut AAD, kulit yang terbakar matahari bisa memperparah jerawat, dan sebagian obat jerawat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV. Lihat cara memakai sunscreen yang benar.

Kebiasaan yang memperparah jerawat

Kebiasaan yang memperparah jerawat: memencet jerawat, tidur masih memakai makeup, berbagi kuas makeup, menggosok wajah dengan keras, toner dan astringent yang keras, dan ganti-ganti produk terlalu cepat
  • Memencet jerawat. Isi jerawat seperti nanah, sel kulit mati, atau bakteri bisa terdorong lebih dalam ke kulit. Peradangan bertambah, jerawat makin terlihat, dan kadang meninggalkan bekas serta rasa sakit.
  • Tidur masih memakai makeup. Makeup non-comedogenic pun bisa memicu jerawat kalau dipakai tidur. Kalau terlalu lelah untuk cuci muka, pakai tisu pembersih makeup yang non-comedogenic.
  • Berbagi makeup atau kuas. Bakteri, minyak, dan sel kulit mati dari kulit orang lain bisa berpindah ke kulitmu dan menyumbat pori.
  • Menggosok wajah terlalu keras. Usapkan cleanser dengan ujung jari secara melingkar, bilas dengan air hangat, lalu tepuk-tepuk kering dengan handuk bersih.
  • Terlalu sering ganti produk. Mencoba produk baru terlalu sering bisa mengiritasi kulit dan memicu jerawat baru.

Berapa lama jerawat membaik?

AAD menyarankan memakai satu produk perawatan jerawat selama 6 sampai 8 minggu, karena butuh waktu selama itu untuk melihat perbaikan. Kalau belum ada perubahan setelahnya, baru coba produk lain. Kulit yang benar-benar bersih umumnya butuh 3 sampai 4 bulan.

Jerawat sering datang bersama kulit berminyak di area T-zone. Untuk mengatur minyaknya, baca juga skincare untuk kulit berminyak. Kalau yang tersisa adalah noda gelap bekas jerawat, panduannya ada di cara menghilangkan flek hitam.

Contoh analisa jerawat dari Kira

Berikut hasil asli Kira untuk pertanyaan “jerawat dan bekas jerawat saya gimana ngatasinnya?”. Kira membaca kondisi kulit dari selfie, lalu menyusun rutinitas beserta kandungan yang dicari dan dihindari.

Catatan: Kira menyarankan toner dengan witch hazel, sedangkan AAD menyarankan menghindari astringent, toner, dan eksfolian selama merawat jerawat karena bisa membuat kulit kering dan jerawat tampak lebih parah. Kalau kulitmu terasa kering atau perih, lewati langkah toner. Saran Kira lainnya, seperti cleanser lembut, pelembap non-comedogenic, sunscreen, dan tidak memencet jerawat, sejalan dengan AAD.

Kapan perlu ke dokter kulit?

Banyak orang bisa mengendalikan jerawat dengan perawatan di atas dan obat jerawat yang dijual bebas. Kalau jerawat masih muncul setelah tips ini diberi waktu, atau jerawatmu dalam dan terasa sakit, AAD menyarankan ke dokter kulit. Sebagian orang butuh obat jerawat dengan resep.

Tanya Kira soal jerawatmu

Kirim selfie dengan cahaya alami ke Kira di WhatsApp. Kira membaca jerawat aktif dan bekasnya, lalu menyusun rutinitas pagi dan malam dengan kandungan yang dicari dan dihindari. Lihat contoh hasil jerawat dan noda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mengatasi jerawat dengan cepat?

Tidak ada cara instan yang aman. AAD menyarankan mencuci muka dengan lembut maksimal dua kali sehari, memakai produk non-comedogenic, tidak memencet jerawat, dan memakai sunscreen. Beri satu produk perawatan waktu 6 sampai 8 minggu, karena kulit bersih total umumnya butuh 3 sampai 4 bulan.

Kenapa jerawat tidak kunjung hilang padahal sudah pakai skincare?

Kebiasaan sehari-hari bisa memperparahnya, misalnya tidur masih memakai makeup, berbagi kuas makeup, menggosok wajah terlalu keras, memakai produk yang tidak non-comedogenic, atau terlalu sering berganti produk. AAD juga menyarankan menghindari toner, astringent, dan eksfolian yang bisa mengiritasi kulit berjerawat.

Apakah boleh memencet jerawat?

Sebaiknya tidak. Menurut AAD, memencet jerawat bisa mendorong nanah, sel kulit mati, dan bakteri lebih dalam ke kulit, sehingga peradangan bertambah dan bisa meninggalkan bekas serta rasa sakit. Obati dengan produk perawatan jerawat, dan ke dokter kulit kalau jerawatnya dalam atau sakit.

Kapan jerawat perlu diperiksakan ke dokter kulit?

Periksakan kalau jerawat tidak membaik setelah perawatan diberi waktu 6 sampai 8 minggu, atau kalau jerawatnya dalam dan terasa sakit. AAD menyebut sebagian orang butuh obat jerawat dengan resep dokter untuk mendapatkan kulit yang lebih bersih.

Sumber

Fakta di artikel ini merujuk ke sumber berikut.

  • Skincare
  • Jerawat
  • Kulit berminyak
  • Sunscreen
Kembali ke semua artikel

Artikel lainnya

Mau tahu yang cocok untuk wajahmu?

Kirim satu selfie ke Kira di WhatsApp. Gratis 5 konsultasi dan 1 preview gambar setiap hari, tanpa aplikasi dan tanpa daftar akun.